Puisi Belanda di Bahasa Indonesia (273) - Dutch poetry in Indonesian language (273 poems) - Nederlandse poëzie in het Indonesisch
Senin, 04 April 2022
MARIUS ATMOREDJO - Lemari jati
LEMARI JATI
Pintu tetangga wanita tua
yang tinggal di bawahku
telah sedikit terbuka
jika aku datang
dia duduk di samping lemari jatinya
dengan laci-laci kecil yang juga terbuka
seperti ada kupu-kupu
yang dia bebaskan
dan kepompong-kepompong tersimpan
dalam laci paling bawah yang terkunci
Dia membelai searah urat kayu
seperti halnya dia perlahan
menggesek biola
Dengan nada lembut
dia berterimakasih
untuk semua kepercayaan
Lalu dengan tangan hangatnya
dia menekankan kunci-kunci
ke dalam telapak tanganku
Di senja hari
aku membimbingnya
ke taksi yang telah menunggu
Sementara sopir menutup
dengan hati-hati pintu mobil
dia tetap memandangi
ke arah tingkat yang dia tinggalkan
seperti laci
yang kosong
Dalam ruang kamar tamuku
aku lama menatap
pada lemari jati
sampai keingintahuanku
berkualahan
dan aku membuka laci
Sajak kecil dengan tulisan tangan
yang bergelombang kulihat
serta cabang kering
dan kuncup bunga di atasnya:
Dalam hari yang terik
lelaki muda dengan mata
berbinar-binar datang
mendiami kamar di atasku
Aku kira adalah kamu
yang berwujud seperti pada
awal relasi kita
Walaupun setiap kali aku berharap
bisa mengatasi keresahanmu
kekuasaan tersembunyi
dari ribuan pulau
tetap menarikmu
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
03-04-2022
DJATI KAST
De deur van mijn
seniore onderbuurvrouw
staat al op een kier
als ik arriveer
zij zit naast haar djati kast
waarvan de kleine lades openstaan
alsof er vlinders in zaten
die ze de vrijheid gaf
en in de onderste gesloten lade
de cocons nog zijn bewaard
Ze strijkt met de nerf mee
alsof ze langzaam
een viool bestrijkt
Op zachte toon
bedankt ze
voor al het vertrouwen
Dan drukt ze
met haar warme hand
de sleutels in mijn handpalm
Aan het eind van de middag
begeleid ik haar
naar de wachtende taxi
Terwijl de chauffeur
het portier langzaam sluit
blijft ze maar staren
naar de etage
die ze als een lege lade
achterlaat
In mijn woonkamer
staar ik een tijd lang
naar de djati kast
tot ik overmand word
door nieuwsgierigheid
en de lade openmaak
Een klein gedicht ontvouwt zich
met een gedroogd takje erop
en een bloempje nog in de knop
in een krullend handschrift:
Op een hete zomerse dag
kwam een jongeman
met zwarte twinkelogen
boven mij wonen
Ik dacht dat jij het was
in de gedaante
van ons pril begin
Hoewel ik elke keer hoopte
je onrust te kunnen bezweren
bleef de stille kracht
van duizenden eilanden
aan je trekken
Loslaten zullen ze nooit meer
Penerbit: In de Knipscheer, kota Haarlem
Photo penyair: Empire Studios
Gambar sampul buku: Robert Bosari
Desain sampul buku: Kilian Anders
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
.
Rabu, 09 Maret 2022
ALY FREIJE - Kesunyian
KESUNYIAN
Jika gema-gema telah membisu
burung-burung menjaga paruhnya
jalan-jalan terblokir, dia mencari
sebuah lorong-lorong
dimana masih terjadi sesuatu.
Kesunyian menusuk, kesakitan perih seperti
suban kayu dalam jari jempol, tersesat
menuju ruangan-ruangan, tanpa wajah
adalah tempat-tempat kosong dalam kertas dinding.
Tetapi malam itu mengisi semua hal
dengan bayangan dan suara-suara, nafas
yang terakhir dari seekor kucing, panggilan
yang sia-sia dalam mimpi tenggelam endapannya.
Di suatu tempat terdengar suara percakapan.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
08-03-2022
STILTES
Als de echo’s zijn verstomd
vogels hun snavels houden
wegen zijn gestemd, zoekt
ze naar een achterom
waar nog steeds iets gaande is.
Stilte steekt, een zeurende pijn
als een splinter in een duim, dwaalt
door de kamers, heeft geen gezicht
het zijn de lege plekken op behang.
Maar de nacht maakt alle dingen vol
van schaduw en geluiden, de laatste adem
van een kat, het vergeefse schreeuwen
in een droom zet zijn bezinksels af.
Ergens duiken stemmen op.
Een engel aan de deur
Penerbit: In de Knipscheer, kota Haarlem
Photo penyair: Jan Glas
Photo sampul buku: Annemarie van Buuren
Desain sampul buku: Kilian Anders
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
.
Senin, 28 Februari 2022
BERT BEVERS - In memoriam patris
IN MEMORIAM PATRIS
ayah memandangku dengan mata tertutup.
tubuhnya masih hangat, seperti pagi
yang telah sedikit menghangat. dia tahu aku disini.
aku berpikir itu. aku berpikir dia tahu aku disini.
menurutku tangannya bersedekap dengan indah.
tak pernah aku bayangkan lagi tanpa penampakan ini.
kamu telah kembali ke ibumu, pergi dari tempat ini
yang telah terbuka. dari sana kamu akan tetap selalu
bergerisik lembut padaku, sangat lembut.
burung-burung gagak menulis di balik awan bahasa
yang tak kupahami, dari balik kaca lantai sembilan,
ayah.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
27-02-2022
IN MEMORIAM PATRIS
mijn vader ziet mij aan met ogen dicht.
zijn lichaam warm nog, zoals de ochtend
al een beetje is. hij weet dat ik er ben.
ik denk dat. Ik denk dat hij weet dat ik er ben.
ik vind dat zijn handen mooi zijn gevouwen.
nooit zal ik meer denken zonder ergens dit beeld.
terug naar je moeder ben je, weg van deze
openvallende plaats. zachtjes zul je vanaf daar
altijd naar me blijven rinkelen, zachtjes.
buiten schrijven kauwen tegen de wolken een
taal die ik negen hoog hier achter glas niet versta,
pa.
Van oude oevers
Penerbit: Achterwater, Bath
Photo penyair: © Geertje Hoefnagels
Desain sampul buku: belum terkenal
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Kamis, 30 Desember 2021
ERIC SCHNEIDER - Anak laki-laki
ANAK LAKI-LAKI
Beberapa tahun telah berlalu
sekarang aku baru menyadarinya
betapa kesepiannya kamu seharusnya
ketika kamu di malam itu
menyangkalku
Yang lainnya sedang sibuk di dapur
Kita berdua menyaksikan pertandingan tenis
dan di antara dua set
kamu berkata Kamu bukan anakku
Sepertinya kita hampir terjatuh
dan aku melepaskan tanganmu
yang aku selalu memegangnya
di dalam photo-photo lama
untuk tidak terjatuh
Beberapa waktu telah berlalu
sekarang aku memahami kenapa
kita tak pernah menjadi teman yang sejati
bahwa bukan perang itu
yang membuat kita menjadi asing
tetapi pernyataan itu menakutiku
yang menetap di ruangan
dan akhirnya bersarang dalam jiwaku
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
28-12-2021
ZOON
Voorbij geleefd in jaren
besef ik nu hoe eenzaam
je geweest moet zijn
toen je die avond
mij ontkende
De anderen waren in de keuken bezig
Wij tweeën keken tennis
en tussen twee sets in
zei je Je bent geen kind van mij
Het leek of wij samen kantelden
en ik je hand losliet
die ik op oude foto’s
altijd vastgehouden had
om niet te vallen
Voorbij geleefd in tijd
begrijp ik nu waarom
wij nooit echt vrienden werden
dat het niet die oorlog was
die ons vervreemdde van elkaar
maar die ene bange zin
die in de kamer hangen bleef
en zich tenslotte in mij nestelde
Waar weg weg is en stilte stiller nog
Penerbit: In de Knipscheer, kota Haarlem, 2021
Potret diri: Eric Schneider
Gambar sampul buku: Eric Schneider
Desain sampul buku: Anders Kilian
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
.
Kamis, 23 Desember 2021
ANTON KORTEWEG - Tanda seru
TANDA SERU
Kelahiran terjadi begitu saja. Untuk seorang yang memulai
hidup tak ada kemungkinan dengan cara lain kemudian setelah
empat puluh minggu terdorong dari dalam perut, ke dunia.
Kenapa pakai tanda seru untuk sesuatu yang begitu trivial?
Simpan tanda itu untuk pemuda kekar yang dengan
sepeda motornya menabrak pohon dan fatal,
atau untuk seorang yang kauharapkan mati,
tapi barulah meninggal ketika tak perlu lagi.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
23-12-2021
UITROEPTEKEN
Geboorte overkomt. Voor wie is opgestart
zit er niks anders op dan na zo’n veertig weken
buik uit en wereld in gewurmd te worden.
Waarom bij zoiets triviaals een uitroepteken?
Bewaar dat voor die jongen op zijn brommer
die vol bravoure zich op een boom kapot reed,
of voor een mens die je de dood in hebt gehoopt,
maar die pas toen het niet meer hoefde overleed.
Enfin
Penerbit: Meulenhoff, Amsterdam, 2021
Photo penyair: Thijs Bartels
Gambar sampul buku: Julia Baier
Desain sampul buku: Zeno
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
.
Selasa, 23 November 2021
ANNEL DE SORÉ - Gerbang surga
GERBANG SURGA
Dia tak mau mandi.
Dia sedang sibuk melahirkan secara tenang.
Jadi dalam kamar persalinan
tak berbau sampo dan juga sabun.
Sebetulnya dia tak berbusana dan berdiri
tegak dengan punggung licin berkeringat
-menyesakkan-
bersandar di tembok.
Tak ada setetes air dari kran.
Lantai lengket, tenggorokkanku sangat kering.
Aku tak sedang bersih-bersih.
Tube? Tutup menyilaukan mata.
Apa yang terbuka melebar
adalah mulut bayi yang menggemaskan.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
21-11-2021
HEMELPOORT
Je wast je volstrekt niet.
Je bent zacht bezig te bevallen.
In de verloskamer ruikt het dus
naar shampoo noch zeep.
Je bent weliswaar ongekleed
maar staat met je aalgladde rug
-beklemmend-
tegen de muur opgericht.
Douche potdicht.
De vloer plakt, mijn keel is kurkdroog.
Je bent niet aan het poetsen.
De tube? Oogverblindend dicht.
Wat weliswaar wagenwijd openstaat
dat is een kleine, zoete kindermond.
Exit
Penerbit: Uitgeverij In de Knipscheer, kota Haarlem, 2021
Photo penyair: Belum terkenal
Desain sampul buku: Anders Kilian
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Sabtu, 13 November 2021
JORIS IVEN - Ketukan
KETUKAN
Selalu aku mendengar lagi
yang seharusnya aku tak ingin dengar:
benturan keras kepalan tangan
di jendela kamar tidur.
Kutarik selimut tebal menutup
kepalaku. Suaranya merusak
kegelapan.
Sementara aku mencari tombol lampu,
aku mengenal suara itu dari ucapannya,
kata-kata pendukung
dan hukumannya.
Dia bangkit dari lembah
setelah batuk yang berkepanjangan.
Lelaki dengan suara ini
mengetuk dan selalu memanggil lagi
yang aku tak mau dengarkan.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
13-11-2021
HET KLOPPEN
Altijd weer hoor ik wat ik nooit
had willen horen
het bonken van een zware vuist
op het slaapkamerraam.
Ik trek de deken over mijn hoofd.
Een stem breekt het donker open
en bereikt mijn oren.
Terwijl ik naar de lichtknop tast,
herken ik haar van het groeten,
het aanmoedigen en het straffen.
Ze komt uit een dal omhoog
na aanhoudend hoesten.
De man die de stem nu draagt
klopt en roept altijd weer
wat ik niet wil horen.
De weg naar Pitchipoi
Penerbit: Uitgeverij P, kota Leuven, 2021
Photo penyair: Willy Vanheers
Gambar sampul buku: ‘Vlooibergtoren’, Georges Dewarier
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Langganan:
Postingan (Atom)





