Minggu, 31 Mei 2026

PAUL RODENKO - Bukan angin





BUKAN ANGIN

Bukan angin.
Seorang anak
melangkahkan kaki di jalan.
Suara dari kejauhan datang mendekat melalui jendela.
Bukan angin.
Sebuah bayangan kecil telah memanjang.

Bukan angin.
Seorang anak
melangkahkan kaki di jalan.
Horison terbuka seperti pintu geser.

Patung terjatuh.
Burung dari kayu mulai berkicau.
Siapa yang telah menjerit?
                                          Kamar berdiri
dengan seribu kaki dari suara.

Lampu membesar.
Kusen jendela menggepak berat.
Seorang lelaki menunjuk ke suatu arah.
Telunjuknya menjadi kayu
datang perlahan ke arah kita.
Kemudian patahlah di pertengahan.

Cahaya menyilaukan.
Tiba-tiba sunyi.

Kejauhan bicara dengan jerih payah di bahasa asing.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-02-2016







GEEN WIND

Geen wind.
Een kind
is over straat gelopen.
Een ver gerucht komt langs het raam gekropen.
Geen wind.
Een smalle schaduw is verlengd.

Geen wind. Een kind
is over straat gelopen.
De horizon gaat als een schuifdeur open.

Een beeld valt om.
Een houten vogel slaat.
Wie heeft geschreeuwd?
                                          De kamer staat
op duizend poten van geluid.

De lamp zet uit.
Het venster klapwiekt zwaar.
Een man wijst ergens naar.
Zijn houterig gebaar
komt langzaam op ons toe.
Dan kraakt het middendoor.

Het licht is schraal.
Plots is het stil.

De verten spreken moeizaam in een vreemde taal.



Orensnijder tulpensnijder - Verzamelde gedichten
Penerbit: De Harmonie, Amsterdam, 1975
Photo penyair: Tak terkenal
Desain sampul buku: Leendert Stofbergen




www.alberthagenaars.nl



Jumat, 27 Maret 2026

JOHANNA KRUIT - kulihat ibuku melenggang di malam






*

kulihat ibuku melenggang di malam
kedua tanganya memakai kain putih
yang ingin kupukul sampai berdarah

terperanjat aku ingin bersembunyi
tapi semua kakiku berdiri kaku
dan semua tanganku mendorongnya ke lubang
yang akhirnya menutup penuh kesedihanku masa lalu

dan setelah hari ini tidak pernah terbuka lagi

tetapi ketika menengadah dan kulihat sore
berdiri di sana ibuku dengan bendera putih




Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars



*

ik zag mijn moeder door de avond gaan
in elke hand droeg zij een witte vlag
die ik tot bloedens toe had willen slaan

verschrikt wou ik me gaan verschuilen
maar al mijn benen moesten blijven staan
en al mijn handen duwden haar in kuilen
die eindelijk dempten wat ik ooit moest huilen

en na vandaag ook nooit meer opengaan

maar toen ik opkeek en de avond zag
stond daar mijn moeder met een witte vlag



Penerbit: WEL, kota Bergen op Zoom, 1997.
Photo penyair: © Henk Barents.





Kunjungi juga:

Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2

www.alberthagenaars.nl


Sabtu, 28 Februari 2026

TYMEN TROLSKY - Sekejap






SEKEJAP

Banjarmasin, Borneo

Di dalam buangan sampah
seorang bocah perempuan telanjang dan kucing merah,
keduanya sangat muda dan sama kotornya.
Bocah itu mencengkeram botol kosong
seperti simbul dalam kehidupan sekarang dan nanti.
Gagal tapi dengan sabar,
dia akan menunggu sampai nasib terisikan.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
30-03-2013







MOMENTOPNAME

Banjarmasin, Borneo

Zittend in een afvalkuil
een naakt, klein meisje en een rode kater,
even jong en even vuil.
Als symbolisch voor haar leven nu en later
houdt ze een lege fles omkneld.
Vergeefs, maar met geduld,
zal ze wachten tot het lot hem heeft gevuld.



Penerbit: Hoenderbossche Verzen, kota Uden, 1996
Photo penyair: © Albert Hagenaars




www.alberthagenaars.nl

Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2





Sabtu, 31 Januari 2026

H. MARSMAN - Kota Delft






KOTA DELFT

Tertidur mati

kegelapan
halus
terkaram

malam

kematian hijau
dalam saluran
telah tenggelam

biarawati buta
tindakan gila
memintal
berkilau
lembut
dalam mata

gelap

keindahan



Terjemahan: Siti Wahyuningsih & Albert Hagenaars
08-06-2013








DELFT

zacht
verdronken
donker

nacht

groene dood
in de gracht
verzonken

blinde non
waanzin
spon
zacht
geflonker
in de ogen

donker

pracht



Verzamelde Gedichten.
Penerbit: N.V. EM. Querido's Uitgeversmij, Amsterdam, Belanda, 1949.





Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2

www.alberthagenaars.nl




www.alberthagenaars.nl