Minggu, 19 Februari 2017

ROB VAN UDEN - Petualangan, kematian




*

Petualangan, kematian,
dan bangkit adalah kesakitan dari kelahiran.

Namun aku menyibak ranting-ranting,
mengintip ke dalam dan melangkah
masuk rumah hijau yang suci.

Aku mau
akhirnya
berkecambah.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
19-02-2017







*

Een avontuur, de dood,
en opstaan is geboortepijn.

Dus buig ik takken,
gluur ik binnen en ik treed
een groen en heilig huis.

Ik wil
uiteindelijk
ontkiemen.



*

O aventură, moarte,
şi ridicȃndu-te este durerea naşterii.

Deci îndoi ramurile,
privesc şi păşesc
un verde şi sacru conac.

La urma urmei vreau să
înfloresc.



Terjemahan di Bahasa Romania: © Elena Ţăpean, 2016



*

An adventure, death,
and getting up is the pain of birth.

So I bend branches,
glance and tread
a green and hallowed hall.

After all I want to
flourish.


Terjemahan di Bahasa Inggris: © Annelies Luteijn



Het Eiland, de Nimfen / Insula, Nimfele / The Island, the Nymphs
Penerbit: PIM, kota Iaşi, Romania, 2016
Photo penyair:© Albert Hagenaars, 2015
Photo sampul: © Froukje de Vos
Desain sampul buku: PIM, Romania



www.alberthagenaars.nl


Selasa, 31 Januari 2017

GABRIEL SMIT - Kata kata tumbuh, dari tahun ke tahun




Kata kata tumbuh mengikuti, dari tahun ke tahun
menjadi lebih berat, mereka ditumbuhi
tanaman-tanaman dari dalam laut,
kerang-kerang, sepotong bangkai dari kapal,
rumput-rumput tipis seperti rambut orang tua,
tangan hijau yang tak bisa tenang, pengkhianatan
oleh kemilau dari permukaan air, tanah yang tenggelam,
ganggang sedang menanti di atas pasir hitam.

Maka dari itu aku harus selalu menterjemahkannya,
melonggarkan, mengambil, meletakkannya
kedalam air lain, membilas, mengamplas
dan menunggu yang tertinggal
di tanganku: sekuntum bunga, sebuah kerangka,
sebuah jawaban dari bawah tanah berupa gundukan,
gemerlapan yang terakhir, awal dari kebakaran,
sekilas tanah air yang kurang pencahayaan.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-01-2017







Woorden groeien mee, met de jaren
worden ze zwaarder. Ze raken
bemanteld met onderzees gewas,
wieren ijl als oud mensenhaar,
onrustige planthanden, verraad
van bovenglans, verdronken land,
algen dralend boven zwart zand.

Daarom moet ik ze altijd vertalen,
loswrikken, ophalen, in ander water
overdoen, uitspoelen, afkrabben
en wachten wat in mijn handen
achterblijft: een bloem, een geraamte,
een onderaards antwoord van aarde,
een laatst geglinster, een begin van brand,
een glimp onderbelicht vaderland.



Gedichten
Penerbit: Ambo, kota Bilthoven, 1975
Photo penyair: ?
Desain sampul buku: Harm Meyer



www.alberthagenaars.nl


Minggu, 29 Januari 2017

HERMAN VAN DEN BERGH - Semalam




SEMALAM

Air mataku dan bintang
saling bersentuhan dan tiba-tiba
menjadi sebuah air mata
menjadi sebuah bintang.

Membuta tetap diriku, dan cinta
buta tetap surga.
Itu dan tak lain dan tak bukan adalah dunia-
sakit di karenakan bintang, sorotan dari air mata.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-01-2017







EEN NACHT

Mijn traan en de ster
raakten elkaar en opeens
werden ze een enkele traan
werden ze een enkele ster.

Blind bleef ik, en van liefde
blind bleef de hemel.
Dat en niets meer was de wereld-
pijn van ster, licht van traan.



Stenen tijdperk
Penerbit: Querido, Amsterdam, 1960
Photo penyair: © Foto Atelier Prinses, Amsterdam, 1919
Desain sampul buku Verzamelde Gedichten, 1979, Michael Harvey



www.alberthagenaars.nl


Jumat, 30 Desember 2016

PAUL GELLINGS - Gereja Yahudi di kota Enschede




GEREJA YAHUDI DI KOTA ENSCHEDE

Sering kali aku berjalan dalam kota ini
dan kemudian pergi ke Prinsestraat
aku tak bisa berhenti karena
disana surga terletak di atas landasan

gemerisik pohon linde
membising disini semua suara lalu-lintas kota
gemirisik mengayunku sekali dalam mimpi
dan siapa daku aku tak tahu lagi

depan pintu berdiri seorang lelaki
yang berkata: dimana putraku
isteri dan putriku sudah kembali
tahukah seseorang dimana aku tinggal?

Aku telah berjalan berhari-hari
dan selalu menuju kesini
beri aku jawaban atas pertanyaanku
aku terlalu lelah dan tak mau berjalan lagi

atau diam tetapi bebaskan
isteri dan anak-anakku
disini aku berdiri dan membungkuk, tanpa dendam
dalam ketelanjanganku di hadapan singgasana Mu



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
30-12-2016







DE SJOEL VAN ENSCHEDE

Vaak wandel ik door deze stad
en ga dan naar de Prinsestraat
ik kan het maar niet laten omdat
daar de hemel op een voetstuk staat

het ruisen van een lindeboom
overstemt er alle stadsverkeer
het wiegde mij laatst in een droom
en wie ik was wist ik niet meer

voor de deur stond een gebogen rug
een man die zei waar is mijn zoon
en zijn mijn vrouw en dochter terug
weet iemand waar ik woon?

Ik wandelde al vele dagen
en kwam steeds hier naartoe
geef antwoord op mijn vragen
ik ben het wandelen moe

of zwijg maar spaar mijn lief
mijn dochter en mijn zoon
hier sta ik, buig ik, zonder grief
in mijn naaktheid voor Uw troon



Café Egidius
Penerbit: Passage, kota Groningen, 2016
Photo penyair: © Pieter Gellings
Desain sampul buku: Myrthe Heuzinkveld



www.alberthagenaars.nl


Minggu, 25 Desember 2016

CATHARINA BOER - Di hadapan pusara anakku




DI HADAPAN PUSARA ANAKKU

Hampir tak ada kebisingan atau gangguan
dalam sinar cahaya matahari atau bulan,
gema melalui leladangan yang dingin,
sonar dikedalaman.

Tanpa sepatah kata tapi bahasa
yang memercik dari gambaran yang tersimpan,
pergerakan, kau adalah juru bicara
dari semua yang terdiam.

Seperti dirimu,
memikirkan yang tersembunyi di bawah kulitku,
setiap kali membuka kehidupanku.

Seperti waktu aku
membalutmu dengan kafan, menyegelmu,
mempuisikanmu untuk selamanya.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
25-12-2016







BIJ HET GRAF VAN MIJN KIND

Zelden ruis of storing
op lichtlijnen zon, maan,
echo over koude akker,
sonar naar de diepte.

Met geen woord maar taal,
vonkend uit opgeslagen beeld,
beweging, ben jij woordvoerster
van alle zwijgenden.

Zoals jij,
gedachten verborgen onder mijn huid,
mij steeds weer opent.

Zoals ik jou eens
toedekte, afdichtte
voor altijd toedicht.



De spiegel van hirundine
Penerbit: WEL, Bergen op Zoom, 2016
Photo penyair: © Albert Baggermans
Desain sampul buku: Marianne Schellekens



www.alberthagenaars.nl

Kamis, 24 November 2016

H. MARSMAN - Peringatan akan Holandia




PERINGATAN AKAN HOLANDIA

Dimana saya mengenang akan Holandia
saya melihat lebarnya sungai-sungai
yang perlahan-lahan mengalir melintasi
negeri dataran rendah tanpa batasan luas,
deretan samar-samar mustahil
seperti tingginya pucuk
pohon-pohon poplar
di horison;
dan dibawah angkasa yang luar biasa
seperti tanggelam peternakan-peternakan
yang menyebar di alam,
rumpun-rumpun pepohonan, pedesaan,
menara-menara tanpa puncak,
gereja-gereja dan pohon-pohon elm
dalam keserasian yang sempurna.
disanalah langit menggantung rendah
dan matahari langsam
terbalut dalam uap kelabu
yang berwarna,
dan di segala penjuru
suara air dengan
malapetaka kekal
yang ditakuti dan didengar.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
21-11-2016







HERINNERING AAN HOLLAND

Denkend aan Holland
zie ik breede rivieren
traag door oneindig
laagland gaan,
rijen ondenkbaar
ijle populieren
als hooge pluimen
aan den einder staan;
en in de geweldige
ruimte verzonken
de boerderijen
verspreid door het land,
boomgroepen, dorpen,
geknotte torens,
kerken en olmen
in een grootsch verband.
de lucht hangt er laag
en de zon wordt er langzaam
in grijze veelkleurige
dampen gesmoord,
en in alle gewesten
wordt de stem van het water
met zijn eeuwige rampen
gevreesd en gehoord.



Verzamelde Gedichten, deel I
Penerbit: Querido / De Gemeenschap, Amsterdam / Bilthoven, 1938
Photo penyair: Tak terkenal



www.alberthagenaars.nl



Rabu, 16 November 2016

PATRICK CONRAD - Di saat satwa satwa terdiam





Disaat satwa satwa terdiam,
air laut menyurut
dan apa yang mengambang menjadi mengeras,
semua menjadi sunyi di tepi bumi.

Sunyi seperti dalam kekosongan yang tak terukur
antara bintang bintang yang sekarat,
tahun tahun sinar dari sini.

Sunyi seperti dalam kuil dari tempat tidurnya.
Sunyi seperti jeritan sebuah porifera,
seperti kedamaian dari jasad yang tergeletak,
seperti keluhan malam.

Begitu sunyi
dan dengan rendah hati
dia mendengarkan degupan jantungnya,
seraya menunggu sampai musim dingin
dalam dirinya, dan cacing cacing dalam ususnya
tak mendengar lagi desis dalam urat nadinya.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
13-11-2016







Wanneer de dieren zwijgen,
de zee zich terugtrekt
en wat zweeft versteent,
wordt het stil aan de zoom van de aarde.

Stil als in de onmetelijke leegtes
tussen stervende sterren,
lichtjaren hier vandaan.

Stil als in het klooster van zijn bed.
Stil als de kreet van een spons,
als de vrede van een liggend lijk,
als de klacht van de nacht.

Zo stil dat hij ingetogen
luistert naar het kloppen van zijn hart,
wachtend tot het binnen in hem wintert
en hij het bruisen in zijn aders,
de wormen in zijn darmen
niet meer hoort.




Kolase: © Patrick Conrad



De Cadillac van Mallarmé
Penerbit: Vrijdag, Antwerpen, 2016
Photo penyair: © Kristof Ghyselinkck
Desain sampul buku: Mulder van Meurs




www.alberthagenaars.nl