Puisi Belanda di Bahasa Indonesia (274) - Dutch poetry in Indonesian language (274 poems) - Nederlandse poëzie in het Indonesisch
Senin, 29 September 2025
ARMANDO - dia dan aku
*
dia dan aku,
buruh-buruh yang takut dengan tepian hutan,
kemana aku pergi, akankah aku menemukannya?
aku tahu perintahnya, aku telah memahaminya.
tentu saja, dia mendorongku. dia berteriak.
dia tak tahu bahwa dia menungguku.
ini aku, apakah si pelaku sedang mencari tindakannya sendiri?
celaka bagi mereka, yang mengenal aku sebagai insan suci.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
28-09-2025
*
hij en ik,
knechten, die de bosrand vrezen,
waar ga ik, zal ik vinden?
ik ken zijn bevelen, ik heb hem begrepen.
natuurlijk, hij duwt mij. hij schreeuwt.
hij weet niet dat hij mij verwacht.
ik ben het, zoekt de dader eigen daad?
wee hen, die mij heilig weten.
Verzamelde Gedichten
Penerbit: De Bezige Bij, Amsterdam, 1999
Photo penyair: Herman Nijhof
Desain sampul buku: Leendert Stofbergen
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Minggu, 31 Agustus 2025
EDDY VAN VLIET - Antara pertanyaan dan perintah
ANTARA PERTANYAAN DAN PERINTAH
Antara pertanyaan dan perintah ataukah aku
untuk menyelipkan bantal di bawah pinggulnya
tidak ada perbedaan.
Lembab dan bergerigi di tepinya cawan menawarkan,
dirinya, dindingnya berminyak dan halus, setiap kali tanganku,
dan tak lama setelahnya
coba menemukan lebih dalam
seolah kerah menuntun pembuluh darahku
yang membengkak dengan cepat sehingga
sampai apa yang mendorong tak tertahankan itu
meledak
penuh dengan firasat tentang malam yang damai.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
31-08-2025
TUSSEN VRAAG EN BEVEL
Tussen vraag en bevel of ik het kussen
onder haar bekken schuiven wil
is er geen verschil.
Vochtig en gekarteld aan de rand biedt de kelk zich aan,
olieglad haar wand,
telkens mijn hand
en niet lang daarna
dieper zoekend
als aan een halsband geleid
mijn snel zwellende bloedvaten
tot wat onbedwingbaar stuwt
openbarst
vol voorgevoel van een vredige nacht.
Verzamelde Gedichten
Penerbit: De Bezige Bij, Amsterdam, 2007
Photo penyair: Belum terkenal
Desain sampul buku: Esther van Gameren
Photo sampul buku: The Bridgeman Art Library/George Adamson
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Kamis, 31 Juli 2025
BEN CAMI - Puisi adalah binatang, persilangan
*
Puisi adalah binatang, persilangan
Dari binatang-binatang yang paling lembut di muka bumi.
Ia ingin bersembunyi
Di portal-portal, di bar-bar,
Di air dangkal yang gemercik,
Di antara halaman buku yang tak pernah dibaca,
Di mata anak-anak muda yang tak manusiawi.
Namun setiap hari ia berdiri di hadapan,
Manusia, bersenjatakan
Pisau tumpul.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
31-07-2025
*
Poëzie is een dier, een kruising
Van de zachtste dieren op aarde.
Het verlangt zich te verbergen
In portalen, in kroegen,
In ondiep klaterend water,
Tussen de bladen van nooit gelezen boeken,
In de ogen van onmenselijk jonge kinderen.
Maar dagelijks staat het
De mens tegenover, gewapend
Met een bot mes.
Gedichten 1954-1983, 1984
Penerbit: Manteau, Antwerpen
Photo penyair: Belum terkenal
Desain sampul buku: Rikkes Voss
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Minggu, 13 Juli 2025
MARGRIET WESTERVAARDER - papan cuci yang pudar memutih, sikat keras
*
papan cuci yang pudar memutih, sikat keras
tak ada jepitan baju di tali jemuran yang kosong
tak ada siku di atas meja
tak ada kata-kata kasar
kapan mulai
mengamplas, mengasah
sesuatu yang harus dilupakan
tubuh tanpa kulit
terlalu menyakitkan untuk diketahui
terlalu telanjang untuk menjadi kenyataan
babi itu di guling
meneteskan lemak yang berbau
tak ada yang melihat
bahwa itu adalah ayah
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
13-07-2025
*
wit uitgebeten wasplank, harde borstel
geen knijpers aan een lege lijn
geen elleboog op tafel
geen onvertogen woord
wanneer begon
het schuurpapier, de slijptol
wat moest vergeten
lichaam zonder huid
te pijnlijk om te kennen
te naakt om waar te zijn
het varken aan het spit
druipend van vet en geur
niemand zag
dat het vader was
Een waakhond aan me vastgebonden
Penerbit: In de Knipscheer, kota Haarlem, 2025
Photo penyair: Haagse Kunstkring
Desain sampul buku: Anders Kilian
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Senin, 30 Juni 2025
IDA GERHARDT - Potret diri
POTRET DIRI
Aku sudah tua dan renta.
Aku tak menghitung tahun-tahunku.
Mereka telah berlalu di atas kepalaku
bagaikan embusan angin
Bahasa manusia bagiku
bagaikan debu dan abu yang berterbangan.
Aku tak menghitung percobaanku.
Disiplin hampir poler
yang tak diketahui seorangpun:
pengasingan sampai ke syair.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-06-2025
ZELFPORTRET
Oud ben ik en verweerd.
Ik tel mijn jaren niet.
Zij zijn over mijn hoofd
als vlagen wind vergaan.
De taal der mensen werd
mij waaiend stof en as.
Ik tel mijn moeiten niet.
Arktisch welhaast de tucht
waarvan geen wereld weet:
ballingschap tot het vers.
Verzamelde gedichten
Penerbit: Athenaeum - Polak & Van Gennep, Amsterdam, 1997
Photo penyair: belum terkenal
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Jumat, 30 Mei 2025
PAUL RIGOLLE - Bypass
BYPASS
Seseorang berkata kau sekarang
adalah seorang prajurit. Sembuh sehat,
dengan bekas luka seperti ekuator
yang terbalik tegak di dada.
Kau memeriksa apakah semuanya masih ada.
Tata surya dalam kepala. Seribu jalan, Mille Miglia.
Pertanyan-pertanyan yang luar biasa.
Apakah juga pohon-pohon tahu apa yang mereka inginkan?
Apakah juga burung-burung bodoh bisa terbang?
Dan bagaimana jadinya jika Bumi memiliki cincin?
Betapa sungguh-sungguh kau berharap
agar esok matamu kembali berbinar.
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-05-2025
BYPASS
Iemand zegt dat je nu een krijger bent.
Geheeld en wel, met een litteken
als een omgekeerde rechtopstaande
evenaar over de borst.
Je checkt of alles er nog is. De zonnestelsels
in het hoofd. Duizend wegen, Mille Miglia.
De wonderlijke vragen.
Of ook bomen weten wat ze willen?
Of ook domme vogels kunnen vliegen?
En hoe zou het zijn als de Aarde ringen had?
Hoe vurig hoop je dat morgen al
de glans terugkomt in jouw ogen.
Het omber en het oker
Penerbit: Uitgeverij P, Leuven, 2025
Photo penyair: © Bert Bevers
Photo sampul buku: nama 'Sublimis', Pol Delameillieure
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Selasa, 20 Mei 2025
JOB DEGENAAR - Dewi kesinian, yang terkenal
DEWI KESENIAN, YANG TERKENAL
Dari terowongan muncul seorang wanita
dia berbicara bahasa yang aku tak
pahami tapi bisa kumengerti
dan kemanapun dia melangka
pohon-pohon berubah warna, burung-burung
berkicau, semua bermekaran ke arahnua
sampai dia berlalu, taman berubah
abu-abu, terowongan menghilang dalam kabut
dan semuanya tertutup atas nama mereka lagi
Dia datang saat kau tak memintanya
untuk membalas musim dingin dengan aroma manisnya
untuk memecah cahaya dalan ribuan warna
Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
20-05-2025
MUZE, DE FAMEUZE
Uit een tunnel kwam een vrouw
ze sprak een taal die ik niet
verstond, maar wel begreep
en waar ze liep, kleurden
de bomen, zongen vogels
bloeide alles naar haar toe
tot ze voorbij was, het park vergrijsde
de tunnel in een mist verdween en
de dingen weer besloten lagen in hun naam
Ze komt als je er niet om vraagt
om winters te wreken met haar zoete geuren
het licht te breken in duizend kleuren
Zomerschaduw
Penerbit: Uitgeverij P, Leuven, 2025
Photo penyair: Frans Hoek
Kunjungi juga:
Frozen Poets - Patung-patung, kuburan dan jejak lain dari penyair2
www.alberthagenaars.nl
Langganan:
Postingan (Atom)













